Manfaat Pupuk untuk Tanaman

Pemupukan tanaman merupakan kegiatan yang tidak terlepas dari budidaya pertanian.
Tujuan pemupukan untuk menyediakan unsur hara yang kurang atau sebagai pengganti unsur hara yang telah habis diserap oleh akar tanaman. Dalam proses pertumbuhan serta perkembangan tanaman, dibutuhkan berbagai macam unsur hara, baik berupa hara makro maupun hara mikro.
Adapun unsur hara makro yang dibutuhkan oleh tanaman adalah :nitrogen (N), fosfor(P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan belerang (S).

Sedangkan unsur hara mikro yang dibutuhkan oleh tanaman adalah : besi (Fe), mangan (Mn), boron (B), seng (Zn), tembaga (CU), molybdenum (Mo), dan klor (CL).

Ketersediaan hara makro dan hara mikro yang seimbang akan membuat tanaman menjadi sehat.


Peningkatan Dan Kwalitas  Hasil Panen


N-1 adalah suplemen atau pupuk pelengkap benih yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi pada masa perkecambahan. Benih yang telah diberi perlakuan N-1 akan menjadi bibit yang sehat dan kuat,sehingga menjadi modal awal untuk keberhasilan bercocok tanam.

N-2 merupakan pupuk pelengkap cair yang kandungannya diperlukan tanaman terutama pada fase tanaman menjelang berbunga atau fase pembentukan buah.
Tanaman yang disemprot dengan N-2 hasil produksinya akan lebih tinggi,dan masa panen dapat lebih awal.
N-2 cocok untuk semua jenis tanaman seperti tanaman pangan, tanaman hortikultura, maupun tanaman perkebunan.

Pemakaian N-1 pada benih,dikombinasikan dengan penyemprotan N-2 pada tanaman akan lebih menjamin peningkatan hasil panen.
Sedangkan pencampuran N-2 dengan N-3 dapat meningkatan efektifitas aplikasi N-2 pada berbagai tanaman.


N-1 dan N-2 adalah BIOTEKNOLOGI TERBAIK


N-1 dan N-2 dibuat melalui proses biologis sehingga merupakan produk yang aman untuk tanaman dan lingkungan.
Produk N-1,N-2 dan N-3 telah diteliti dan selalu dikembangkan di laboratorium dalam kurun waktu yang panjang yakni sekitar 25 tahun. Hasil pengembangan dari produk ini dapan digunakan dalam berbagai iklim , dengan hasil yang stabil, dan telah digunakan diberbagai negara.
Standar pengawasan mutu yang ketat diterapkan dari awal pembuatan produk sampai pengembangannya.

Manfaat N-1

1. Fe,Mn      = Untuk membantu metabolisme gula menjadi energi.
2. Mn,Mo     = Berfungsi memacu tanaman dalam menyerap dan memanfaatkan hara.
3. Zn            = Berperan dalam membentuk hormone alami dan meningkatkan aktivitas enzim.
4. Ca,Zn      =  Mempercepat pertumbuhan akar dan batang.
5. Fe,S,Mn   = Berperan dalam pembentukan khlorofil untuk fotosintesa.
6. Ca            = Memperbaiki vigor tanaman agar lebih tahan terhadap stress.
7. Mg      =  Mempercepat perkecambahan, unsur penting untuk metabolisme nitrogen dan fosfor.

*Semua jenis benih berupa biji atau ubi ubian dapat diberi N-1 sebelum disemai/ditanam

Mengapa Harus Diberi N-2 ?

Alam telah menyediakan berbagai unsur hara yang diperlukan oleh tanaman. Kondisi pertanian saat ini menyebabkan alam tidak mampu lagi menyediakan kebutuhan hara bagi pertumbuhan tanaman.
Biasanya tanaman mampu tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan sinar matahari dan air, bersama dengan sejumlah unsure hara yang tersedia dalam tanah yang subur.
Tetapi hanya tanaman yang sehat saja yang mampu memanfaatkan factor pertumbuhan tersebut.
Sayangnya tanaman tidak selalu mampu untuk berada dalam kondisi yang sehat dengan sendirinya. Banyak factor luar yang mempengaruhi kesehatan tanaman seperti kondisi lingkungan yaitu kekeringan,perbedaan suhu,tanah gersang,polusi,serangan hama dan penyakit,yang kesemuanya menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman.
Tanaman yang kondisinya seperti itu sangat memerlukan N-2.

Apakah N-2 itu?

N-2 adalah nutrisi pelengkap cair biologis yang cara pemakaiannya disemprotkan ke daun tanaman yang berguna untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman pertanian.
N-2 dihasilkan melalui proses pengembangan ilmiah yang disebut “Biologikal Complexation Process” guna menjamin agar produk ini dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta campuran yang seimbang seperti : protein,asam amino,asam organic,karbohidrat serta mineral.

Apakah N-3 itu?

N-3 adalah bahan perata / activator semprotan serba guna yang jika dicampur dengan pestisida (insectisida,fungisida,herbisida) akan membantu mengendalikan hama atau penyakit tanaman dan gulma.dengan cara mencampurkannya kedalam larutan pestisida.
N-3 adalah puncak dari hasil penelitian selama 20 tahun. Untuk menghasilkan produk perata terbaik petani, perjalanan panjang pembuatan N-3 telah menghasilkan banyak kemajuan dibandingkan formula awal,sejalan dengan kemajuan teknologi dibidang ini.
N-3 bukanlah pestisida melainkan ajuvan ( bahan perata dan perekat ) yang dapat menjadikan air semakin tersebar rata.
Jika dicampur kedalam larutan air dan pestisida N-3 mampu meningkatkan daya kerja pestisida.
N-3 adalah pekatan yang mudah larut dalam air.

*Semua jenis tanaman sangat baik bila diberi N-2 & N-3 termasuk bunga/rumput             lapangan.





Note :
Untuk pemakai pemula sebaiknya tidak merubah pola tanam seperti biasanya,(pakai pupuk urea ,kcl dll ),tetapi tambahkan suplemen N-1,N-2 dan N-3 pada sistim tanamnya.ini agar tidak terjadi salah pengertian pada petani.
Karena N-1,N-2 dan N-3 bukanlah pupuk dan bukanlah pestisida,tetapi nutrisi.





Salam saya




Wahyudi


Rumah :Wahyudi
Jl.Sungai Bambu No.6 A, RT 05 / RW 08 Kel.Sungai Bambu
Jakarta Utara 14330.

0 komentar:

Poskan Komentar

Followers